Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan



Unik! Motor Curian di Mangkang Wetan Dikembalikan Pelaku, Lengkap dengan Gembok Cakram

Mitra 24jam
Rabu, 02 September 2026
Last Updated 2026-09-02T03:02:48Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??




SEMARANG, Faktaterkini.net -

Pencurian sepeda motor di Krajan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, bermula dari aksi pelaku yang diduga gagal mencuri kendaraan di wilayah Dondong, Wonosari. Pelaku kemudian melarikan diri hingga ke Mangkang Wetan dan mencuri sepeda motor Vario putih milik M Benny Priaaji, guru SMPN 28 Semarang. 


Namun, tiga hari setelah pencurian, motor tersebut justru dikembalikan ke sekitar lokasi semula. Pengembalian kendaraan itu kemudian diketahui melalui rekaman CCTV. Motor bahkan sempat dikembalikan dalam kondisi digembok cakram. Berikut kronologi kasus tersebut berdasarkan keterangan warga dan Ketua RT setempat. 


Aksi di Wonosari Gagal Sebelum membawa kabur motor Benny, pelaku diduga lebih dulu beraksi di wilayah Dondong, Wonosari. Namun, aksinya gagal setelah motor yang digunakan pelaku terjatuh ke selokan. 


Pelaku kemudian dikejar warga dan melarikan diri ke arah Mangkang Wetan. Ketua RT 2 Krajan Mangkang Wetan, Deni, mengatakan saat itu seorang warga datang dari arah Wonosari dan menanyakan keberadaan seseorang yang mengenakan baju biru serta helm Maxim. "Warga kami itu lari dari arah Wonosari ke kampungku.


 Itu tanya, 'Mas, ada lihat orang baju biru helm Maxim?' Dijawab 'Ngopi ik?' 'Ada apa?' Infonya dia maling motor di Wonosari. Motornya jatuh ke selokan, orangnya lari ke Mangkang Wetan," jelas Deni dikutip dari Tribun Jateng, Selasa (1/9/2026).


Pelaku Masuk Gang dan Sempat Tanya Warga Setelah melarikan diri menuju Mangkang Wetan, pelaku disebut masuk ke sebuah gang kecil. Di lokasi tersebut, pelaku bahkan sempat bertanya kepada seorang warga mengenai keberadaan temannya.


 "Singkat cerita, saya sama ponakan saya nyari di sekitaran rumahku karena rumahku di persimpangan jalan. Kami sempat nyari di situ, nggak ada," ungkap Deni. Deni mengatakan, berdasarkan pengakuan tetangganya, orang yang ditanya pelaku disebut mengenalnya. "Ternyata malingnya itu di gang kecil, sempat tanya sama salah satu warga, intinya temannya yang tinggal di situ tinggal di mana. Dari pengakuan tetanggaku itu kenal sama malingnya," jelas Deni.



Helm dan Jaket Dibuang Dalam pelariannya, pelaku disebut sempat membuang helm kuning bertuliskan Maxim. Pelaku juga disebut mengenakan jaket berwarna biru yang kemudian ditinggalkan. "Terus setelah itu helm dibuang di sebelah itu. 


Terus maling lagi di dekat rumah Mas Pilus. Tapi itu beda RT sama tempatku," ujar Deni. Pelaku kemudian berada di kawasan sekitar rumah tokoh masyarakat Mangkang, Kadarlusman atau Pilus.


Vario Putih Milik Guru SMPN 28 Dicuri Pelarian pelaku kemudian berujung pada pencurian sepeda motor milik M Benny Priaaji. Benny merupakan guru SMPN 28 Semarang yang saat itu sedang bertamu ke rumah temannya, Gilang, di RT 3 RW 1 Krajan Mangkang Wetan. 


Motor Vario putih milik Benny dibawa kabur pada Jumat (28/8/2026) siang. Ketua RT Deni membenarkan bahwa pencurian tersebut terjadi pada siang hari. "Malingnya itu pada siang hari," ujar Deni. Saat itu, pelaku yang sebelumnya diduga dikejar warga dari wilayah Wonosari kemudian membawa kabur motor Vario putih tersebut.


Tiga Hari Kemudian Motor Dikembalikan Tiga hari setelah pencurian, motor Vario putih milik Benny tiba-tiba kembali ke lingkungan warga. Motor tersebut dikembalikan pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. 


Berdasarkan rekaman CCTV, kendaraan diletakkan sekitar satu rumah dari lokasi awal pencurian. "Motornya dibalikin setengah 3 dini hari, pada Senin. Dibalikin di selisih satu rumah," kata Deni. Deni mengatakan, rekaman CCTV juga memperlihatkan motor tersebut sempat digembok cakram setelah dikembalikan.


 "Dari rekaman CCTV, setelah dibalikin itu sempat digembok cakram," ujarnya. Setelah motor ditemukan kembali, warga kemudian mengetahui adanya sepucuk surat yang diletakkan di bawah jok. Surat tersebut diduga ditulis oleh pelaku dan berisi permintaan maaf kepada pemilik motor serta Pilus.


Kasus Tetap Diproses Polisi Meski sepeda motor telah dikembalikan, kasus pencurian tersebut tetap berlanjut. Korban diketahui telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Pilus mengatakan pihaknya menyerahkan proses selanjutnya kepada aparat penegak hukum.


 "Ya kalau saya karena si korban ini sudah lapor kan ke pihak kepolisian ya kita ikuti saja, kita ikuti proses dari pihak berwajib. Kalau kami kan bukan lembaga yang untuk bisa menghentikan proses karena yang korbannya maunya seperti ini. Kan enggak bisa mencegah juga," ungkapnya. 


Sementara itu, keluarga terduga pelaku disebut sempat datang dan menyampaikan permintaan maaf. Mereka juga menyatakan niat untuk mengembalikan motor yang telah dicuri. Kini, motor Vario putih tersebut telah kembali kepada pemiliknya, sedangkan proses hukum atas laporan pencurian tetap berjalan.


Sumber: Kompas.com

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan