Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan



Empat Tahun PT.PPRL Beroprasi, CSR Dan IPAL Jadi Sorotan Masyarakat.

Beritakaltim
Minggu, 13 September 2026
Last Updated 2026-09-14T02:37:12Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??



Captio : PT.PPRL mengadakan sosialisisasi pembuatan IPAL dengan warga yang terdampak.

Paser-Mitra24jam.info

Sudah empat tahun PT.PaserPetrolium Resources  Limitid (PT.PPRL)  sebuah  perusahaan minyak beroperasi di wilayah Kec.Paserbelengkong, Kab.Paser, Kalimantan Timur.



Pemerintah Desa  (Pemdes) Paser Belengkong  Kamis (6/08/26) menyampaikan kepada awak media mitra24jam.info, pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) belum ada terlihat  kontribusi sosial kepada masyarakat ,khususnya masyarakat  yang terdampak dari aktifitas  prusahaan 



Pemerintah Desa pernah mengajukan pengembangan kawasan kuliner UMKM sebesar Rp60 juta hingga kini baru terealisasi Rp10 juta. Rencana penanganan stunting senilai Rp84,75 juta ditegaskan masih sebatas usulan dan belum terealisasi,ujar Subhan



Bantuan Selama ini hanya berupa seng 9 lembar, batubata 2000 biji dan semen 1 ret, pot bunga, tanaman kelengkeng (200 pohon), cat pasar, hingga sembako lebaran disebut sebagai bantuan sukarela  bukan program CSR.ungkapnya



Ia sendiri pernah menanyakan langsung ke  pihak managemen PT.PPRL  Heri terkait hal tersebut dan bersangkutan mengatakan ini hanya bantuan  dari perusahaan bukan CSR,kutipnya



Selain CSR, pengolahan limbah selama empat tahun kenapa baru sekarang pihak prusahaan berkeinginan membuat Intalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL), dan mempertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT.PPR selam ini seperti apa.



Dari empat titik sumur minyak, ada empat kolam di sediakan untuk menampung limbah tetapi apakah kolam satu ,dua, tiga dan empat seluruhnya telah terkoneksi dengan benar  dan juga sistem filterisasi, apakah sudah sesuai kajian teknis.



Masyarakat juga mempertanyakan kelayakan pengolahan limbah dan arah pembuangannya, mengingat IPAL belum terealisasi dan  Penanaman saluran pipa juga sempat memicu protes warga karena dilakukan di atas tanah masyarakat yang belum dibebaskan.


 

Kekhawatiran  pemdes dan warga sekitar terkait potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari limbah hasil pengolahan apa lagi bila hujan dengan intensitas tinggi otomatis  debit air kolam limbah akan meluap dan akan mencemari tanah warga.



Di lain tempat Menejemen PT.PPRL Saido mengatakan kepada awak media bahwa Program IPAL adalah kewajiban yang harus di lakukan sebagai tanggung jawab perusahaan dalam pengolahan limbah yang di atur dalam regulasi".



Masyarakat dan Pemdes Paser Belengkong  mengimbau dan meminta agar IPAL segera terealisasi dan meminta pihak manajemen perusahaan mengedepankan dialog terbuka dan transparasi  tata kelola lingkungan serta kontribusi sosial demi kemajuan Kabupaten Paser, khususnya buat Desa Paser Belengkong,tutupnya.


( A.Latif ***)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan