Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan



Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Kelara Jeneponto

Mitra 24jam
Senin, 24 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-24T02:51:58Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


 


JENEPONTO, Mitra24Jam.Info -

Warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat wanita tanpa identitas yang mengapung di sungai pada Minggu (23/8/2026). Saat ditemukan, jasad korban nyaris tanpa busana dan ditemukan oleh warga yang hendak memancing. 


Aparat kepolisian yang tiba di lokasi mengamankan barang bukti berupa dompet berisi uang tunai yang diduga milik korban. Mayat wanita tanpa identitas ini ditemukan pertema kali oleh seorang warga, Lappi (50) yang hendak memancing di sungai Kelara, Kelurahan Toko, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto pada pukul Minggu (23/8/2026) pukul 07.30 Wita.


Saat itu Lappi, warga Dusun Bangkabangkala, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa hendak memancing yang di Sungai Kelara yang menjadi berbatasan antara Kabupaten Gowa dengan Kabupaten Jeneponto.


Tersangkut di batu 

Namun, saat mencari lokasi pemancingan yang ideal, Lappi malah melihat mayat wanita nyaris tanpa busana tersangkut di batu dengan arus sungai yang deras. "Lokasi merupakan perbatasan antara Kabupaten Jeneponto dengan Kabupaten Gowa dan ditemukan oleh warga yang hendak memancing yang kemudian dilaporkan kepada petugas," kata Iptu Muhamad Akrif, KBO Reskrim Polres Jeneponto yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon pada Senin (24/8/2026). 


Kemudian, aparat gabungan TNI-Polri tiba di lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevaluasi jasad korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang untuk disemayamkan sambil menunggu proses penyelidikan. Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan dompet berisi uang tunai yang diduga milik korban. 


Meski demikian, petugas tidak menemukan kartu identitas milik korban. "Ada dompet berinisi uang tunai yang kami amankan dia sekitar TKP tapi tidak ada kartu identitas jadi sampai saat ini identitas korban belum diketahui," kata Muhamad Akrif.


Masyarakat yang merasa kehilangan kerabat segera melapor 

Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban dan mengimbau seluruh masyarakat yang merasa kehilangan kerabatnya segera melaporkan diri ke kantor polisi.


 "Penyebab belum diketahui sambil menunggu hasil Labfor (Laboratorium Forensik) dan kami imbau kepada seluruh masyarakat agar segera melapor jika merasa kehilangan kerabatnya," kata Muhammad Akrif. 


Saat ditemukan, jasad korban menggunakan kaos warna merah dan celana panjang jeans berwarna biru dan diperkirakan berusia 40 tahun. Jasad korban sudah dievakuasi dan saat ini masih berada di ruang mayat RSUD Lanto Daeng Pasewang sambil menunggu proses penyelidikan.


Sumber: Kompas.com


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan