Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan



6.249 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, Bansos Tahap III Dihentikan

Mitra 24jam
Jumat, 21 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-21T04:10:55Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??




BANGKALAN, Mitra24Jam.info -

Ribuan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terindikasi terhubung dengan judi online (judol). Akibatnya, ribuan KPM tidak bisa menerima bantuan sosial (bansos) tahap lll. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Bangkalan, Mohammad Aminullah, mengatakan bahwa dari data yang dimilikinya terdapat sebanyak 6.249 KPM yang terindikasi judol. 


Ribuan data itu diperoleh dari pelacakan data kependudukan setiap penerima hingga ke rekening. Penerima bantuan yang terindikasi judol akan secara otomatis tidak bisa menerima bantuan dari pemerintah. "Kalau sudah terindentifikasi judol, bansosnya langsung berstatus exclude atau dihentikan," ungkap Aminullah, Jumat (21/8/2026).


Meski begitu, Aminullah mengatakan, KPM bisa mengajukan klarifikasi. Sehingga, jika nantinya KPM tersebut terbukti tidak menggunakan judol atau terbukti data diri digunakan orang lain untuk judol tanpa sepengetahuan penerima, bansos bisa kembali diberikan.


 "KPM bisa mengajukan klarifikasi. Namun, disetujui atau tidak, menunggu hasil pengajuan klarifikasi itu," ujarnya. Aminullah menyebut, setiap KPM yang telah dinonaktifkan tidak secara otomatis mendapatkan pemberitahuan. 


Namun, pemblokiran data bisa diketahui saat masa penyaluran bantuan. "Tidak ada pemberitahuan. Jadi KPM yang tidak cair biasanya melakukan konfirmasi ke pendamping PKH atau operator SIKS-NG Desa, disitu nanti bisa diketahui," katanya.


Terkait masa aktivasi kembali, menurut Aminullah, akan ditentukan oleh petugas di Kementerian Sosial (Kemensos). Oleh karena itu, dia tak bisa menentukan kapan KPM yang telah terindikasi judol bisa kembali menerima bantuan.


 "Terkait aktif laginya kapan, itu sepenuhnya menjadi kewenangan Kemensos, kami tidak bisa memastikan," ujarnya. Diketahui, penyaluran bantuan sosial tahap lll dilakukan pada bulan Juli hingga September. Namun, bantuan itu dilakukan secara bertahap dan bergantian. "(Penyaluran bansos) Di tiga bulan itu namun tidak serentak," pungkasnya.


Sumber: Kompas.com

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan