Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan



🚜 Produksi Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Gubernur Luthfi Optimistis Target 10,5 Juta Ton Tercapai!

Nursalim
Jumat, 04 September 2026
Last Updated 2026-09-03T23:09:39Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


Pemalang, Mitra24jam.info — Produksi padi Jawa Tengah menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Hingga Agustus, produksi padi tercatat mencapai 6,69 juta ton, atau sekitar 63 persen dari target produksi tahunan sebesar 10,5 juta ton.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi optimistis target tersebut dapat tercapai hingga penghujung 2026. Optimisme itu ditopang oleh momentum musim panen raya kedua yang kini mendekati puncak, serta potensi panen ketiga di sejumlah wilayah.

Keyakinan tersebut disampaikan Luthfi saat menghadiri panen raya padi di Desa Kedungbanjar, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

“Januari-Agustus ini sudah 6,69 juta ton. Hari ini kita panen padi di Pemalang, di kabupaten/kota lain juga melakukan panen. Apabila ini bisa dipertahankan maka akan bisa terpenuhi,” kata Luthfi.

Pemalang Jadi Salah Satu Penyangga Produksi Padi Jateng

Luthfi menyebut Kabupaten Pemalang merupakan salah satu dari lima besar daerah penyangga produksi padi di Jawa Tengah. Kontribusi daerah tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan Jawa Tengah.

Untuk semakin mendorong produktivitas dan efisiensi usaha tani, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan berbagai bantuan sarana pertanian kepada petani.

Bantuan tersebut meliputi traktor, combine harvester, pompa air, hingga benih padi.
Dukungan alat dan sarana produksi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan dan panen, meningkatkan efisiensi biaya produksi, serta membantu petani menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatan budidaya.

Dengan capaian produksi hingga Agustus yang telah menembus 6,69 juta ton, Pemprov Jawa Tengah optimistis laju produksi dapat terus dipertahankan. Momentum panen raya kedua dan peluang panen ketiga di sejumlah daerah menjadi modal penting untuk mengejar target 10,5 juta ton produksi padi sepanjang 2026.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan berbagai pihak terkait agar produktivitas pertanian tetap terjaga sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan